Gempa Tektonik Jebus Bangka Barat Dini Hari Dipicu Sesar lokal Aktif

Wilayah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung dini hari pukul 01.50. WIB, Sabtu (9/6/2018) dikagetkan guncangan dari perut bumi. Ya, Jebus dilanda gempa. berdasarkan Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa Gempa Tektonik Jebus tersebut dipicu Sesar lokal Aktif dengan kekuatan 3,7 Skala Richter (SR). Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Dr. Daryono, mengatakan...


Gempa Tektonik Jebus

Wilayah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung dini hari pukul 01.50. WIB, Sabtu (9/6/2018) dikagetkan guncangan dari perut bumi. Ya, Jebus dilanda gempa. berdasarkan Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa Gempa Tektonik Jebus tersebut dipicu Sesar lokal Aktif dengan kekuatan 3,7 Skala Richter (SR).

Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Dr. Daryono, mengatakan episenter terletak pada koordinat 1,48 LS dan 105,58 BT tepatnya di laut lepas pantai berjarak 12 km arah utara dari Desa Jebus, Kabupaten Bangka Barat, dengan kedalaman 10 km.

“Dampak gempa yang dilaporkan oleh masyarakat menunjukkan bahwa gempa ini memicu guncangan dengan skala intensitas II – III MMI,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (30/1/2018).

Daryono menyatakan, gempa yang dirasakan warga Bangka Barat ini berlangsung cepat sekitar 15 detik. Meski begitu guncangan dari perut bumi itu sempat membuat panik warga sekitar karena disertai suara gemuruh memaksa warga keluar rumah.

“Beberapa warga sempat berlarian berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. Namun, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan rumah dari instansi terkait,” tuturnya.

Dia menjelaskan, jika ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa merupakan jenis aktivitas gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) nyang dipicu oleh adanya aktivitas sesar lokal aktif.

“Wilayah ini dulu pada 27 Januari 2017 pada pukul 07.08 WIB juga pernah terjadi gempa dengan kekuatan M 4,1. Melihat aktivitas yang berulang ini tampaknya memang terdapat struktur sesar aktif di lepas pantai utara Kabupaten Bangka Barat,” jelas Daryono.

ilustrasi Gempa Tektonik Jebus
Ilustrasi Gempa Bumi (foto: Shutterstock)

Menurutnya, gempa bumi ini cukup unik dan menarik untuk dikaji lebih lanjut karena wilayah Pulau Bangka dan sekitarnya terletak di zona dengan tingkat aktivitas seismisitas rendah. Berdasarkan data parameter gempa ini dan sejarah gempa di zona Bangka Barat, tampak sangat kecil peluang akan terjadi gempa jebus susulan yang lebih besar kekuatannya.

“Maka dari itu, kepada warga dihimbau untuk tetap tenang, karena gempa berkekuatan relatif kecil ini tidak berpotensi merusak,” tukasnya.

Cukup hingar serta sempat jadi viral media di Kepulauan Bangka Belitung karena sebelum Gempa Tektonik Jebus, warga Parit tiga Bangka Barat juga merasakan guncangan gempa pukul 19.20-19.25 WIB. Getaran gempa dikatakan salah satu warga tidak terlalu kuat dan berselang lama.

Sementara mengutip laporan BMKG Pusat, #Gempa Mag:3.7, 30-Jan-18 19:16:48 WIB, Lok:1.48 LS, 105.58 BT (Pusat gempa berada dilaut 41km TimurLaut BANGKA BARAT), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.